Hampir saja aku ngambek karena si paksu tidak pernah video call sejak pulang di hari jumat lalu. Ternyata doi ke Sinjai mengantar mertuaku. Ya Allah semoga tetta sehat selalu supaya bisa diajak jalan-jalan lagi. Sayang sekali selama di Palu mertuaku belum sempat wisata mesjid. Padahal disini ada Mesjid dengan kubah terbesar di Sulawesi. Mertuaku ini hobbynya berjelajah ke berbagai mesjid. Sinjai, Bulukumba, Jeneponto, Takalar, Gowa, Makassar, Jakarta, Padang, Mekah, Medinah, dan mungkin kota-kota lain yang tidak kutahu, Semua Mesjid Raya dan Istiqlalnya sudah beliau kunjungi. Belum lagi mesjid-mesjid kecil. Pokoknya kita bisa lihat binar matanya kalau bertamu ke rumah-rumah Allah.
Minggu ini Seli datang ke Palu, proses pindah sekolahnya berjalan lancar karena Paksu bergerak cepat. Salah satu tujuannya kesini supaya bisa menemaniku dan fokus untuk belajar. Sebenarnya aku kasihan sama anak ini, saat kembarannya sibuk menorehkan prestasi, dia cuma bisa tinggal membantu orang tua. Padahal dia juga punya potensi. Mengingat masa remajaku yang tumbuh tanpa perhatian dan lagi susah-susahnya, aku ingin setidaknya saudara-saudaraku bisa mendapatkan yang lebih baik dariku supaya mereka bisa fokus. Tidak setengah jalan.
Alhamdulilah suamiku selalu mendukung keputusanku dan paling banyak kontribusinya wkwk. Aku benar-benar bersyukur karena Paksu ada sebagai sosok yang peduli, bisa kuandalkan dan selalu siap bersama-sama mewujudkan mimpi-mimpiku, dia juga paling mengerti dengan bebanku sebagai anak tertua. Padahal dia sendiri anak bungsu yang seharusnya cenderung manja dan egois. But he is not.
####
####
Sori ini sebenarnya ingin kuposting 2 minggu lalu tapi belum selesai. Posting aja kali yah walopun belum selesai. supaya bisa lanjut postingan baru. gemes juga kalau liat draf di dasbor :v