Minggu, 24 September 2017

24 September 2017

Kemarin siang berkeliarana, terus mandiin si Enji. Cakep banget dia sampe tadi siang masih cakep :D
Tapi sekarang dia lagi jalan sm Kakautti...

Btw kemarin siang aku ikut Kasih yyeyyee... Paling suka kalau ngekorin dia liat aktivitasnya. Tapi aktivitasnya kemarin ya tentang aku doang... (ini draft kemarin).

***

...(ketikan sekarang)... Kita ketemu di Sungai Saddang, ke mtc terus lanjut boulevard ketemu usernya (customer atau apapun itu namanya). Hampir magrib, kita pisah soalnya aku harus jemput Icha di ujung pettarani. Sampai di rumah ngga ada yang istimewa cuma ini perlu ngeprint lagi.
Besoknya 22 Sptember,  Salcis & Dolping ke rumah. Kunjungan tiba2. Gadis2ku baru saja memasukkan lamaran kerja di Bank Mega Tanjung Bunga. Ciee yang udah sentuh dunia kerja... 
Menikmati sirup dan roti di kamarku, salcis memulai pembahasan serius. "Ada rahasia kalian berdua yang baru kuketahui", ucapnya dengan sedikit misterius. "Setelah bertahun2 dan aku baru tau...", lanjutnya lagi. Hah? memangnya apa rahasia itu? kemudian di beberkannya kekecewaan atas ketidaktahuannya. Yahh,, mau gimana lagi ciss :( some things are better left unsaid. Tapi suasana serius itu beberapa saat kemudian berubah jadi gosip2an yang luar biazahhh. Bukan gosip murni sih, lebih kepada motivasi dan renungan, tapi namanya cewek2 kalo lagi ngumpul... Yagitudeh.

***

23 september lupa, 24 september adalah hari yang hujan...

Kamis, 21 September 2017

21 September 2017

21 September 2017. Sepertinya rambutku galaw karena hampir empat hari gak pernah disisir. Ada ya perempuan kayak gini... :/ Soalnya sisir susah banget di Taeng T_T Baru ketemu udah hilang lagi.

Hari ini tanggal merah blog, aktivitas ngeprint juga libur. 
Udah mau nangis tapi masih aja diperjuangin. Anak muda. Udah terlanjur soalnya.

Baiklah, mari beraktivas lagi setelah sedikit laporan. Selasa itu ada apa... Oh ya temanin adek bikin ktp di capil. E-ktp masih belum tersedia, konon kata orang disana nanti sekitar bulan 1 tahun 2018. 
Jadi dia masih terima surat keterangan dulu. Itupun belum diambil karena semua orang sibuk esok dan esoknya. 

Untuk buat KTP di Kabupaten Gowa kemarin cuma perlu bawa fotokopi KK, gak perlu pengantar dari desa/kelurahan. Tapi kalau gak salah dua minggu lalu dolpink juga urus ktp yang hilang, dia wajib bawa pengantar dr desa dan surat laporan keterangan hilang dari polsek. Jadi beda kalau mau buat KTP dan urus KTP yang hilang. Sejauh ini perpanjangan KTP belum tau, soalnya terakhir kali 2015 aku urus ktp (karena hilang), status KTP ku langsung berubah berlaku seumur hidup. Jadi ga perlu lagi di perpanjang. Biaya? gak ada bayar-bayar di capil. Paling cuma perlu bayar parkir.

Mungkin untuk informasi juga bagi penduduk Gowa yang mau urus berkas kependudukan, sebaiknya diurus sendiri saja. Selain bisa tau gimana prosedurnya kan juga bisa irit biaya. Gak sulit kok, kalau kita rajin nanya2 aja pasti mudah.
Kemarin ada oknum pakaian dinas kalau ngomong sama orang suaranya besar2 banget, "OIYE, BESOK KALAU SELESAIMI SAYA HUBUNGIKI. KASIHMA NOMOR TELPONTA", "ITU GAMPANGMI, KITA TERIMA BERES SAJA" kayak lagi teriak. Gila. Kentara banget promosinya. Bukannya mau halangi rejeki orang sih, cuma sekedar informasi aja. Bakalan ada karakter seperti ini saat kita di capil. Yahh namanya calo, gak bisa dibilang buruk juga, mereka sangat membantu kok khususnya buat orang-orang yang gak bisa/ gak tau urus sendiri atau dalam keadaan sibuk. Pendekatan agama juga kan calo gak dilarang selama itu sesuai kesepakatan *eh, calo sama hukum jual beli sama aja kan?*

Ah ini dia SOP pengurusan berkas di capil Gowa yang sempat kuambil kemarin. 
Di capil aku ketemu seorang senior ABB, Kak Rusdi. Lulusan Teknologi Informasi ilmu komunikasi di UIN (aku sendiri lulusan apa dan kapan??*baper*laper*) (katanya sekarang nganggur, lama nanya2 akhirnya kebongkar kalau dia lagi bisnis ayam petelur), disana urus surat domisili atau apalah gitu katanya dia pindah tinggal di Bulukumba. Okeee kak. Yang mengecewakan kemarin itu karna dia gak ingat namaku, muka aja yang di ingat. Gapapa kok, aku ga ambil hati yang seperti itu. Selama kita bisa saling sapa. Tempo sebelumnya waktu ke capil juga aku sempat ketemu ABB Kak Dini . Senior imut2 nan cantik.

20 september, sepenuhnya di rumah. Om Bur datang tadi malam, bak malaikat datang membantuku yang sedang kebingungan. Lala juga datang, lagi sakit dianya... Kasihan kamu dek.........

Okehh batre laptop habis, of bye blog.


Selasa, 19 September 2017

19 september 2017

Waduhh dua hari... Ada apa di dua hari... 
Ahh, karena sempat flashback malam tadi, jadi masih teringat. Minggu 17 September ke nikahannya Tatie, uwah disini unik karena aku melihat sebuah pesta pernikahan dimana sang mantan datang dan keluarga pengantin berbisik-bisik. Entah apa yang dibisik-bisikkan. Saking hebohnya, aku yang bukan keluarga juga sampai ikutan bisik2 *eh*bisik2 tetangga*entah apa yang kubisik2kan*
Ini bukti sebagaimanapun cintanya pasangan itu, kalau nggak jodoh ya akhirnya ga juga sama2. I know that feeling. Penuh airmata, tapi satu perahu hanya bisa menyelamatkan satu orang. Okey, tenggelamkan saja yang lainnya, mereka tak seberharga itu!!*emosional* huh! ini menjengkelkan blog.

Baiklahh,, jadi hari itu sepulang dari nikahan aku berencana mau lanjut ke toko buku di Makassar entah dimana. Cuaca sangat panas dan perutku serasa mual. Saking mualnya sampe kepikiran apa ini keracunan makanan pesta? (kayak yang di berita ituloh hhohoo). Mualnya jadi pengen makan yang manis2; es krim, jus, anything. Dari arah citraland mutar2 lewat hertasning, pettarani, sultan alauddin gak juga stop buat cari manisan akhirnya gak kuat dan mutar ke rumah lewat cendrawasih - parang tambung dengan lemas karena rasa begah itu (jago banget nyari jalur pulang, kejauhan keless). 
Sampai dirumah baru tahu kenapa rasanya mual dan begah. Ternyata... Korset sialan! pengen seksi malah sesak. Pas korset dilepas rasanya tuh wahhh.... serasa hidung mampet yang gak mampet lagi, denyut di kepala hilang, luka sembuh, kudis kurap kutu air hilang seketika! What the... -_-
Sayangnya sengatan dari cuaca yang panas hari itu tak hilang hingga malam.

***

18 September. Senin adalah hari yang sibuk, semua aktivitas rutin para pegawai dimulai hari ini. Me too, pura2 aja sibuk ke kampus, terus ke toko buku di Makassar. Mari skip kampus karena aku tidak suka membahas hal2 akademik. Perjalanan selanjutnya ke toko buku yyeyee... Aku pernah bilang kan blog kalau aku tak begitu suka membaca dan tak suka perpustakaan. Toko buku tidak jauh berbeda dari perpustakaan, disana banyak buku :/ so what? nothing. Cuma masuk dan mencari2 buku yang kuperlukan. 

Toko buku pertama kudatangi Dunia Ilmu  di Jalan Bulukunyi Makassar entah nomor berapa. Ini adalah rekomendasi dari dosennya Icha dan list pertama yang muncul saat mengetikkan "toko buku" di google map. Not bad. Bukunya emang banyak dan sangat rapih. Agak sepi sih tapi pelayanan lumayan memuaskan. Sayangnya buku yang kucari cuma sebagian di sana. 
Teringat di sampingnya kurang lebih tiga ruko ada toko buku juga yang Namanya Bina Ilmu, aku jalan2. Yahh parkir mahal kalau mesti bayar dua kali. Mending dijalani ajah. 
Wah disini parkirannya lumayan padat, ah sama aja yang di sebelah juga padat. Dan ternyata di dalam Bina Ilmu bukunya banyak juga. Sampai cetakan2 terbaru ada pokoknya. Overall bagus, tapi pribadi pelayanan di kasir kurang baik, masa minta struk aja mesti di hentak di atas buku pembelianku. Gila aja. Coba bukan emak2 gendut tampang seram di kasir (takut T_T), aku pasti udah nyolot. Sabar... sabar... *dalam hati*. 
Masalah harga buku gak jauh beda antara Dunia Ilmu dan Bina Ilmu.. Aku sempat bandingin harga buku yg kubeli di Dunia Ilmu dengan harga buku yg sama di Bina Ilmu. Selisih 1rb-3rb. Kok ya?

Pulang dengan legah syalallaalaaa... Mission Success.
Brunch (Breakfast lunch) di jalan lalu back to home sweet home. Banyakin molor. Hhohohoo.

Night, setelah magrib ketemu kasih tukar laptop sekalian dinner. Gak tau kenapa tadi rasanya agak nagih sama2 terus walaupun cuma duduk ngobrol doang. Maybe it is something called miss. Saking lamanya duduk disana sampe2 mbaknya ngepel kakiku. Itu ngusir secara halus atau gimana? kan meja lain masih ada yang kosyongg. Tau ah, sudahlah. Sampe rumah jam 10 lewat, ga bisa tidur lagi padahal besok pagi2 mo ke kampus... Okee off blog bye.

Minggu, 17 September 2017

17 September 2017

Sepertinya menulis di blog harus jadi kewajiban harian. Latihan buat jadi penulis lol.
Semalam aku ga sempat nulis padahal begadang cukup lama sampai jam 2 lewat. Makanya sekarang dibayarkan... Before i go (to toilet). Hhohoo.

Kemarin itu aku bawa dua printer ke Tun Abd Razak (dekat citraland) buat di servis atau apapun namanya. Disana ada klinik komputer dan printer yang udah dua kali kusambangi. You know what? (jawabnya bukan "you know nothing John Snow") ternyata tempat itu ada rasa nostalgia-nostalgianya gituh hhehee. Pada awalnya, satu printer bukan punyaku. Itu adalah milik Jiji yang entah sejak kapan dimilikinya. Disana ada stiker bertuliskan Klinik Kharisma yang ada di jalan Wijaya Kusuma Raya Makassar. Mengejutkannya karena bengkel printer (Medusa Workshop) yang kudatangi itu ternyata adalah pemilik yang sama. Wahh kebetulan itu sangat lucu bukan?

Datang dengan memeluk dua printer si pemilik bilang wah masih ada ya perempuan-perempuan kartini saat ini. Hhoh, iya gang tanjak pejuangma ndak adami sisi lemah lembutku hueks. 
Pas printer di keluarin, si mp237 duluan diperiksa, errornya sih ink absorsir apalah gitu... Katanya ini perlu di reset power on lalu klik reset lima kali dst dst. *sudahmi kapang kulakukan dan kupikir berakhir dengan rusak karena tetap ndak ada perubahan* Lalu dipasangi infus dan segala macam. 
Nah printer yang satu dikeluarin, ga ada tanggapan apapun sih sebelumnya bahkan dicek dulu kerusakan/masalahnya. Setelah itu baru deh pemiliknya sadar liat stiker di printer tertawa dan bilang, "ini klinik lama saya sebelum ganti nama, udah lama ini kalau gak salah tahun 2010" Hoh, masa sih? ternyata cek percek benar kata dia. Ciee ketemu lagi sama pasiennya dulu.. Udah. Itu aja
Klinik tahun 2010
Klinik 2010-sekarang


Hari berlanjut. Kerjaanku masih melelahkan dan mengambil banyak banget waktu blog.
Hari ini ada nikahan teman SMA, Sri Reskianti. Orangnya baik, terakhir kali ketemu makin kesini makin kalem. Kita juga ga ada masalah. Undangan dikirim jauh2 sampe ke tempat En. Jadi untuk datang ke sana I think it a must. Mungkin  Sentar siang kayaknya kesana. Ok off blog bye.

Sabtu, 16 September 2017

16 september 2017

*Menatap serius layar laptop radius satu setengah jengkal*Telunjuk kanan sentuh layar*Strip ke kiri* Jari dipenuhi debu* Dehhhh.... Liat layar laptop yang super berdebu ini kayak gimana gitu rasanya blog hhahhahaaa. Rantasap *Di clean pake tisyuhhh* 
***

Entah bagaimana sepertinya ada yang kulupakan... Tapi apa ya? Apa coba? Huufff. Nanti harinya aja baru ingat. 

Tadi malam printer error :< 1700 lalu 5800. Sepertinya mau di servis. Mudahan gak lama...

Sudah tengah malam lagiiihhh blog hhuhuu demi menghabiskan kuota 20gb dan kebiasaan begadang yang sulit sirnah. Kuota harian udah habis, besok saatnya beli kartu lagi. Kartu apa ya, jaringan paling bagus telkomsel tapi mahal dan kuotanya gak terasa banget habis. Ada isat yang juga bagus. Terakhir 3 yang sesuai gaya hidupku boros kuota. Kecepatan download standar, jaringan sering hilang, kuota banyak harga murah. Hhehehh

Apa ya,, hari ini gak ada aktivitas. Jadi gak ada banyak bisa kuceritakan. Karena tadi kebetulan open blog, baru sadar selama ini setiap postingan jarang pakai foto. Gimana nih blog. Jadi aku harus upload foto gitu supaya afdol ya? Btw kok ini tengah malam lewat dan ada suara gendang2 di luar? Whatever.
Umm Foto... Upload foto apa coba. let me see.... Terakhir itu di hape foto tanggal 9 september... Harusnya sih Foto yang paling update. Ahhh ini dia...

Serius ini paling baru-baru banget
Jadi foto udah ada, bye blog. 

Jumat, 15 September 2017

15 September 2017

Sleep jam 10, bangun jam 1, gak tidur2 lagi deh. Mungkin bentar siang. Mari ingat apa yang menarik *selain menarik ingus yang sedari tadi kulakukan tentusaja*. 
Kemarin suasana cukup tentram. Aku di rumah sampai magrib lalu keluar ke toko agung di temani lisa, makan di sari laut pinggir jalan yang cinnanya udah hampir seminggu, lalu meet kasih di pengayoman ambil nb. Diajakin ngopi2 dulu tapi taulah aku paling suka buru2... :D terus singgah ke toko maya beli fanta dan biskuit unibis seehongpuff begitu kalau tidak salah bacanya *unfortunately mini unibis faforitku habis :(
Sampai di rumah Om Ruppa masih ada, bersama saudaranya. Aku tak begitu memperhatikan, kami hanya bersalaman, sedikit berbasa-basi menyinggung kejadian kemarin lalu back ke kamar.

Ahh yang menarik itu tadi waktu buka blogger ada pesan dari google kalau mau gantiin domain. Untuk domain com biayanya 166rb pertahun (digenapin dari Rp165.950). Wahh... lumayan... Keren sih, tapi buang2 uang kalau cuma untuk blog yang pengunjungnya cuma 1-2 orang lol.

Tiga hari yang lalu aku ketemu marini. Kita makan mie titi sama kak Rizal, terus lanjut makan es krim di c-spot Sultan Hasanuddin dekat perbatasan Gowa Makassar. bareng marini aja *aku ingat malam sebelumnya juga habis makan mi titi bareng Kasih* Jadi sambil makan eskrim kita main judo, yudo, temannya ular tangga, apalah gitu namanya... Tapi kalah terus T_T gak pernah sekalipun menang lawan marinii... Katanya aku gak punya strategi. Lah, bukannya main begitu soal untung-untungan aja? coba main solitaire, jelasmi siapa yang menang whhahahahaa

Gadis itu... (marini) sudah merencanakan banyak hal tentang masa depannya dengan pacar saat ini. Katanya Insya Allah tahun depan kalau ga ada halangan. Wah mereka... aku turut berbahagia aja deh. Doakan aku juga. Hubungan dengan Kasih masih jalan, meskipun ada kejadian seperti kemarin. Aku bisa kuat dengan memikirkannya saja, tapi ada juga pertimbangan yang kudengar baru-baru ini. Dan belum kusampaikan pada Kasih, nantilah...

Ummm.. Sudah stengah enam, kuota tengah malam hampir end, youtube dulu blog. See yaa.

Rabu, 13 September 2017

September Bold, hati-hati yang tersakiti *walahh*

Hari-hari kemarin masih seperti mimpi bagiku. Aku merasa serba salah segalanya. Meskipun telah berhenti gelisah, namun karena membuat kecewa serta jengkel seluruh keluarga dan membuat nenek menitikkan airmata, aku merasa sangat durhaka.
Bisa dibilang menjadi musuh seluruh umat... Aku bahkan tak berani mendatangi keluarga yang lain dan menatap mata mereka. Untunglah masih ada anak2 yang tidak mengerti dengan apa yang terjadi dan masih menganggapku seperti biasa. Walaupun dasarnya aku tak suka anak2... Mau gimana lagi, saat ini cuma mereka yang tak berubah~~ Deh masih terkejutka blog hampirka sebar undangan bulan depan lol :'D ADP merid secepat itu? deh, ini poeng masih tolerirji dari 27 ke 25. 23? Hheh.

Blog apa kabarrr... I'm good. No, i'm complicated. Lapar, malas makan, ngantuk, gak bisa tidur, mau pup, berasa belum waktunya, pokoknya hal-hal yang sangat manusiawi dan serba salah. Tapi diluar dari itu hatiku merasa tenang. Mungkin ijabah dari doa2 terkasih. Hhoo.

Proses adalah hal yang kita lalui dalam hidup untuk dapat memahami dan mengupgrade yang diperlukan. Dalam proses ada tahapan awal yang disebut memulai. Memulai itu seperti melakukan sesuatu dengan mata tertutup, blog. Kita gak tau apa yang ada di sekitar sehingga perlu menyesuaikan diri serta mempelajarinya. Itu adalah hal yang berat seolah sedang berjuang. Kemudian ketika proses memulai ini telah berjalan cukup lama dan menjadi kebiasaan, akan ada perasaan kehilangan dan hampa ketika memutuskan untuk berhenti dan memulai lainnya lagi. Itu sebabnya seharusnya sulit bagi manusia untuk berubah. Karena kebiasaan. Dan selanjutnya bukan sekedar kebiasaan lagi. Sesuatu bertahap yang disebut komitmen.

Sebenarnya aku adalah seseorang yang hanya mengikuti arus, sangat mudah terpengaruh dan seringkali berpikir lebih kepada kemungkinan terburuk daripada kemungkinan terbaik. Kasih sering menasihatiku karena sikap pesimis ini. Itu karena aku takut blog... Aku takut harapan dan kenyataan itu berbeda. Aku tak ingin berharap besar atas apapun. Karena rasa kecewa dan luka dari harapan itu membekas lama... *baper* 
Yang paling kusyukuri adalah ada orang-orang yang selalu berada dipihakku bagaimanapun sulitnya semua dijalani dan bagaimanapun buruknya karakterku. 

***

Nulis di blog rasanya kayak gimana gitu ya... Hheee lama ditinggal, pas ketemu kembali jadinya agak kaku. Tapi rasanya hebat, kayak lebih luas. Bayangkan catatan2 di hape itu.

***

Btw nenek mulai mengajakku bicara tadi. Katanya kesehatannya semakin menurun, kakinya sakit sudah mulai kesulitan jalan. Nenek curhat ingin melihatku menikah sebelum *tiit*. Beliau menangis, entah luka karena ulahku kemarin atau karena kakinya yang kesakitan :'( Nenekkk... aku padamu. Maafkan cucumu ini.

** Hal lainnya tadi siang mimpi buruk lagi... Apa ya, sudah lupa sih gimana ceritanya. Ahh,, zombie2... Dua anak anjing kecil yg lucu itu teriinfeksi. Dan anehnya kenapa aku selalu memimpikan rumah Datok Bibo. Bahkan juga sampai mimpi kak dirham. Wah mimpi yang kesana kemari.

*** Sekarang aku mo siap2 dulu blog. Diajak nonton hhohoo. Nanti curhat lagi. Bye.