Selasa, 24 November 2015

24 November 2015

Lelahhh... Serius. Hari ini entah apa tapi capeknya rasa sampai ke kulit tulang. Inipun mengetik sambil terkantuk-kantuk berkeringat. Ngantuknya karena capek dan berkeringat karena mangga hips. Iya karena merasa rewel hari ini kelelahan, dengan emosional aku duduk sendiri berhadapan dengan lima biji mangga yang masih muda. Kukupas dan kumakan dengan tegar. Setiap gigitannya, setiap kali melawan rasa kecut itu, aku berpikir rasa lelahku bisa berkurang dan aku semakin sadar. Setelah biji ketiga habis, akupun sadar. Sadar kalau yang kulakukan itu akan berakhir bencana. See, akupun berkeringat menahan rasa-rasa panas kecut di perutku. Hampirmi... hampimi sakit perut. Kapok. Pelajaran hari ini; bereksperimen harus menyesuaikan kondisi dan situasi. Bayangkanmi kalau tugas besok harus dikumpul sementara perut bergetar seperti ini.
Hhaaffff. Keringatanka.

Hho, ndak ada kuliah hari ini, mau ke sekret tapi temani jiji seharian. Bocah2ku sudah tenang, makan dengan teratur dan untuk hal lainnya mari pikirkan besok.

Senin, 23 November 2015

23 November 2015

Tapi segalanya tidak semudah itu... Aku kadang bingung blog, aku ini cuek atau super sensitif. Kadang aku tak melihat apapun, tapi kadang juga begitu perasa. Bingungnya sampai rasa lapar. Sedih blog. Sedih gak tau kenapa. Mungkin pengaruh lapar tengah malam. Hiks.

Seli muntah lagi. Aku harus stand by jagain anak2. Mereka pada susah makan. Kegiatan organisasi di kampus juga sedang berada pada puncaknya. Purnama masai dan Kramsi jadwalnya bersamaan diminggu ini. Perkuliahan juga minggu depan memasuki minggu terakhir. Masih ada tugas yang belum tuntas. Usaha pasir tidak berjalan baik dua hari ini. Aku ragu ada konspirasi diantara pengusaha di sana. Kredibilitasku seolah diragukan. Padahal kesehatanku juga belum begitu cerah. Aku benci yang bisa kulakukan cuma mengeluh. Sangat menjengkelkan bukan blog?!

Ahh rasanya mau bentur-benturkan kepala di dinding. Mau pangkas rambut sampai botak. Mau jungkirbalik lima kali berturut-turut.

Sebenarnya ngantuk, tapi masih mau kerja tugas dulu. bye blog

Rabu, 18 November 2015

Novemberku

Kangennnnn... Menulis banyak-banyak hari ini membalas hari-hari kemarin yang lewat blog. Hhohh.

Ceritanya tentang sebelum tiga hari yang lalu. Dihari-hari itu entahlah apa yang sudah terjadi. Lupa. malas diingat seperti biasa. Tapi yang paling berkesan itu ya cuma sibuk urus perbaikan ktp dan KK, ada presentasi kelas killer, dan juga kartuku diperbaiki. Saat ini sedang sakit blog, flu batuk. Masih sambungan episode status sakit beberapa minggu lalu.

Jadi langsung ke bagian hari minggu kemarin. Aku belajar mandiri bersama saudara2 yang masih kecil. Dibawah naungan kakak, tante dan nenek tentu saja. Hari benar-benar berat. Dimulai dengan status kebendaharaan, yang kemudian merangkap kepala keluarga, merangkap lagi pengurus rumah tangga. Tanggung jawab yang besar harus disertai dengan kesadaran yang besar. Mungkin untuk pertamakali, semua tampak menyenangkan, tapi begitulah.. kurasa waktu untuk diri sendiri akan semakin kurang. Fokusnya cuma sama kebutuhan keluarga dan bagaimana mengelola usaha terus berjalan lancar. Padahal bulan ini ada banyak bingit kegiatan...
Mauka juga curhat sesuatu yang sensitif. Yang bikin ballisik itu blog, pergi meninggalkan sekian banyak cicilan. Jadi Dana yang direncanakan untuk bertahan hidup dua minggu, berubah jadi lima hari. Masa kritis anne, masa kritis. Baru hitungan hari, kawatirmaki seng. Tidak masalahji sih, usaha masih berjalan lancar, cuma dananya masih diputar.. mau dicukupkan lima mobil. Sekarang masih dua menuju tiga. Bikin sedih itu sendirian, dan wanita pula, duhh kawatirka dipattol.
Kak utti sudah pulang hari ini, mulai besok aku harus bangun sendiri, masak dan urus segala keperluan si bocah-bocah. Semangat dong semangat.
Syukurlah selalu ada kasih yang mau mendengarkan celotehku. Tempat mengadu dan menenangkan diri. HHehee.

Ahh btw,, ndakji, ndak jadi.

Senin, 09 November 2015

Konde

Ada kebanggaan tersendiri saat kamu mengenakan konde besar dibalik jilbab. Entahlah darimana kebanggaan itu berasal. Tapi sebagai gadis yang tidak begitu heboh dalam hal mengenakan jilbab serta perangkat-perangkatnya, untuk sesuatu baru seperti konde besar itu, aku merasa begitu banyak tambahan percaya diri hari ini. Hhahahahahaa. Senang saja karena ukuran kepala jadi lebih besar.
But no gain no pain, untuk tambahan percaya diri maka aku juga harus merasakan sakit. Dihh konde besar, kepala besar, helm pas-pasan. Sakit pala euyy. sesak-sesak-sesak. Sepanjang berangkat dan pulang kuliah tadi kebayang gimana rasanya. Besok konde itu tak akan ada lagi. I prefer being simple and conform than beautiful and star *** :D

Tanggal 15 hampir tiba saja... Ahh hari ini tanggal 9 rupanya. Selamat empat bulan... yyeyeyee... Sangat menyenangkan kasih. Pertama karena mengerti keadaanku, kau tau tak ada yang sempurna, saat kita mencari-cari yang sempurna, saat itu yang terbaik bisa saja hilang. Jadi jangan bosan dengan keterlambatanku, ketidaknyambunganku, kediamanku, kecerewetanku, semua sifat burukku. Aku juga berusaha menjadi terbaik, sayang. Kedua karena bisa menulismu, kau seperti inspirasi, membuatku punya alasan untuk menulis kembali. Dan yang terakhir karena kita masih bersama seperti ini. Aku menyukai semua tentangmu. Semua yang kutahu dan belum kuketahui sekalipun. Caturwulan selanjutnya, mari masih bersama kasih ^^

Paragraf diatas itu intermezo kah?? melenceng dari judul kok ya?? hhee. Sebagian-sedikit. Ndakpapalah. Demikian tentang konde. Good night blog. Ehh btw,, anu juga mau kucerita, lusa presentasikaaaa. horror-horror gitu rasanya. mana ini tenggorokan ada indikasi mau pilek batuknya dari kemarin. HHikkss semoga lancar yah semogaa. ulangi, good night blogg.